Kisah Valentino Rossi yang berusaha menyelamatkan Enea Bastianini yang nyaris terbunuh dalam sebuah wawancara televisi

KISAH Valentino Rossi yang mencoba menyelamatkan Enea Bastianini setelah dia hampir terbunuh saat wawancara TV adalah momen yang tak terlupakan.

Kali ini sekitar tahun 2015. Dalam diskusi balapan, Enea Bastianini yang masih tampil di Moto3 berkesempatan duduk bersama para pebalap seperti Johann Zarco dari Moto2, Marc Marquez, Jorge Lorenzo, dan Valentino Rossi.

Ini adalah pertama kalinya Bastianini menghadiri konferensi pers. Jadi ada baiknya pilot asal Italia yang dikenal dengan julukan The Beast ini berhati-hati saat menjawab pertanyaan pers.

Selain itu, pers saat itu banyak bertanya kepadanya dalam bahasa Inggris. Sungguh sebuah musibah bagi Enea Bastianini yang saat itu masih belum bisa berbahasa Inggris dengan baik. Dia hanya bisa mengatakan apa yang dia tahu maksudnya, meski dia tidak menjawab pertanyaan pers. Untungnya, ada Valentino Rossi di sisinya. Sebagai sesama warga Italia, The Doctor pun turut membantu merefleksikan pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan pers kepada Bastiani. Karena itu, Bastianini tak menerima pertanyaan dari pers.

“Ini adalah konferensi pers pertama saya. Sayang sekali, sayang sekali, ”kata Enea Bastianini saat berbicara dalam video usai diselamatkan Valentino Rossi saat diskusi dilansir YouTube MotoGP, Rabu (1/3/2024).

“Saya ingat saat itu. Ini adalah tahun kedua saya di kompetisi internasional. Bisa dekat dengan Marc (Marquez) dan Valentino (Rossi) adalah hal terbaik,” lanjutnya. “Dia yang menerjemahkan untuk saya, tapi saya akan terus berbicara bahasa Inggris. Dan saya bisa menjawab ‘Saya akan melakukannya’, itu tidak mudah,” kata Enea Bastianini saat menjelaskan waktu menghentikan Valentino Rossi.

Rupanya kejadian memalukan tersebut menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi Enea Bastianini. Entah apa yang dia lakukan, tapi pebalap yang saat ini menjadi pembalap eksekutif pabrikan Ducati itu mulai bisa berbahasa Inggris. Dalam berbagai wawancara media sebelum dan sesudah balapan, pemain berusia 26 tahun itu selalu menggunakan bahasa Inggris, bahasa yang paling banyak digunakan di dunia.

Selain itu, Enea Bastiani sendiri kini tengah bersiap menjadi tuan rumah Grand Prix MotoGP 2024 yang akan digelar Maret mendatang. Menarik menyaksikan performa Enea Bastianini di Ducati Lenovo di MotoGP 2024.


Posted

in

by

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *